Mencari Cahaya di Sepuluh Malam Terakhir: Keutamaan Lailatul Qadar

Di penghujung bulan Ramadhan, umat Islam memasuki fase yang sangat istimewa: sepuluh malam terakhir. Pada malam-malam inilah terdapat satu malam yang sangat mulia, yaitu Lailatul Qadar.

Allah Ta’ala mengabadikan keagungan malam ini dalam surah Al-Qadr di dalam Al-Qur'an:

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan.”

(QS. Al-Qadr: 1–3)

Bayangkan, satu malam yang nilainya lebih baik daripada ibadah selama lebih dari delapan puluh tahun. Malam ini menjadi kesempatan besar bagi setiap muslim untuk meraih ampunan, rahmat, dan keberkahan dari Allah.

Rasulullah ﷺ memberikan teladan yang luar biasa dalam menyambut sepuluh malam terakhir Ramadhan. Dalam riwayat Aisyah binti Abu Bakar disebutkan bahwa ketika memasuki sepuluh malam terakhir, Nabi meningkatkan kesungguhan dalam beribadah, menghidupkan malam dengan shalat, doa, dan dzikir, serta membangunkan keluarganya untuk beribadah.

Para ulama menjelaskan bahwa Lailatul Qadar kemungkinan besar terjadi pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadhan, seperti malam ke-21, 23, 25, 27, atau 29. Karena itu, Rasulullah ﷺ menganjurkan umatnya untuk bersungguh-sungguh beribadah di seluruh malam tersebut.

Salah satu doa yang diajarkan Nabi untuk dibaca pada malam Lailatul Qadar adalah:

“Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.”

(Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan menyukai memaafkan, maka maafkanlah aku.)

Selain memperbanyak shalat malam dan membaca Al-Qur’an, malam-malam ini juga menjadi waktu terbaik untuk memperbanyak sedekah dan amal kebaikan. Sebab setiap kebaikan yang dilakukan pada malam penuh kemuliaan ini memiliki nilai yang sangat besar di sisi Allah.

Bagi lembaga sosial dan para pegiat kebaikan, sepuluh malam terakhir Ramadhan juga menjadi momentum untuk memperluas manfaat bagi masyarakat. Membantu yatim, meringankan beban dhuafa, serta berbagi kebahagiaan kepada mereka yang membutuhkan merupakan wujud nyata dari semangat Ramadhan.

Karena pada akhirnya, keberkahan Lailatul Qadar tidak hanya dirasakan dalam ibadah pribadi, tetapi juga tercermin dalam kepedulian kepada sesama.

Semoga Allah mempertemukan kita semua dengan malam Lailatul Qadar, menerima amal ibadah kita di bulan Ramadhan, serta menjadikan kita bagian dari hamba-hamba yang mendapatkan rahmat dan ampunan-Nya.

Mari Menjadi Bagian dari Kebaikan Ramadhan

Bulan Ramadhan adalah waktu terbaik untuk memperbanyak amal kebaikan. Setiap sedekah yang diberikan pada bulan mulia ini akan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT.

Melalui program Ramadhan tahun ini, PPAP Seroja bersama PKBM Seroja dan PAUD Seroja mengajak sahabat kebaikan untuk ikut menebar manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan melalui berbagai program, di antaranya:

1.     Santunan untuk anak yatim dan dhuafa

2.     Berbagi Paket buka puasa bagi masyarakat yang membutuhkan

3.     Wakaf Al-Qur’an dan Juz Amma untuk kegiatan belajar mengaji

4.     Bingkisan paket Lebaran bagi keluarga dhuafa

5.     Sedekah abadi pembangunan Seroja Crisis Center

Setiap rupiah yang Anda titipkan akan menjadi harapan baru bagi mereka yang membutuhkan.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Sedekah tidak akan mengurangi harta.” (HR. Muslim)

Mari ambil bagian dalam kebaikan Ramadhan ini dengan menyalurkan donasi terbaik Anda melalui rekening berikut:

Bank Mandiri 138-00-0708145-3

(Rekening Khusus Program Ramadhan PPAP Seroja)

Atau Gopay : 0852-2649-6460

Semoga setiap kebaikan yang kita lakukan di bulan penuh berkah ini menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya, serta menjadi sebab turunnya keberkahan dalam kehidupan kita.

Mari menebar kebaikan, meraih keberkahan di bulan Ramadhan.

 

0 Komentar

Terbaru